Majelis Syuro PUI Resmi Diaktifkan: Abdullah Amas Kembali Nakhodai Majelis Syuro PUI, Siapkan Peta Jalan Bangsa 2026-2029
Majelis Syuro PUI Resmi Diaktifkan: Abdullah Amas Kembali Nakhodai PUI, Siapkan Peta Jalan Bangsa 2026-2029
JAKARTA – Dinamika politik nasional kembali bergeliat setelah Majelis Syuro Partai Ummat Islam (PUI) secara resmi dinyatakan kembali aktif. Dalam rapat krusial yang digelar oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PUI, Abdullah Amas ditetapkan kembali menjabat sebagai Ketua Majelis Syuro PUI.
Langkah ini menandai babak baru bagi partai dalam memperkuat struktur ideologis dan organisatoris guna menghadapi tantangan politik ke depan.
Peta Jalan Tegas 2026-2029
Dalam pidato arahannya, Abdullah Amas menegaskan bahwa pengaktifan kembali Majelis Syuro bukan sekadar formalitas organisasi. Ia menyatakan bahwa PUI telah menyiapkan dokumen strategis yang akan menjadi kompas perjuangan partai dalam beberapa tahun ke depan.
"Partai Ummat Islam (PUI) punya peta jalan yang tegas dan jelas untuk membangun bangsa pada periode 2026-2029. Kami tidak hanya bicara soal kontestasi, tapi soal substansi pembangunan yang berdampak langsung pada rakyat," tegas Amas di hadapan para kader dan pengurus DPP.
Perombakan Struktur Eksekutif: Penunjukan Pj Presiden dan Wapres
Selain menetapkan kepemimpinan Majelis Syuro, rapat tersebut juga menghasilkan keputusan strategis terkait pengisian pos-pos vital di jajaran eksekutif partai. PUI secara resmi melakukan penyegaran dengan menunjuk figur-figur baru untuk memimpin roda organisasi.
Amas mengumumkan susunan kepemimpinan baru sebagai berikut:
Saudari Intan Nuraini sebagai Pj Presiden PUI.
Saudari Cahayani: Mengemban amanah sebagai Ketua Harian.
Saudara Dani: Ditetapkan sebagai Pj Sekjen PUI.
"Partai Ummat Islam juga saat ini menunjuk Saudari Lilik dan Saudari Intan sebagai Pj Presiden dan Pj Wapres, didampingi Saudari Cahayani sebagai Ketua Harian dan Saudara Dani selaku Pj Sekjen," ungkap Amas dengan lugas.
Transformasi Kepemimpinan
Penunjukan jajaran "Penjabat" (Pj) ini dinilai sebagai langkah taktis PUI untuk memastikan mesin partai tetap berlari kencang dalam mengawal peta jalan 2026-2029. Kombinasi antara bimbingan Majelis Syuro dan energi dari jajaran eksekutif yang baru diharapkan mampu membawa PUI menjadi kekuatan politik yang signifikan di kancah nasional.
Dengan struktur yang kini telah lengkap dan aktif, PUI mengirimkan sinyal kuat kepada publik bahwa mereka siap menjadi aktor utama dalam perumusan kebijakan bangsa di masa transisi kepemimpinan mendatang.
Penentuan Definitif
Penetapan sejumlah pengurus Pj ini akan ditetapkan secara definitif pada 19 Januari 2026 dimana Majelis Syuro PUI akan menggelar Rapat Majelis Syuro.

Comments
Post a Comment