Mengembalikan Dakwah ke Jalurnya
Kini telah hadir sebuah lembaga Islam baru di Indonesia yang bernama Lembaga Dakwah Kemuliaan Islam (LDKI). Peresmiannnya pada hari minggu tanggal 09 Juni 2013 di Masjid Ukhuwah Islamiyah, Kampus Universitas Indonesia.
Kehadiran LDKI ini langsung mendapat tanggapan dari berbagai pihak baik yang pro maupun kontra. Kelompok yang kontra bahkan menuduh LDKI sama dengan FKP (Forum Kader Peduli) yang selama ini selalu mengkritik PKS. Bahkan ada yang beranggapan LDKI bertujuan untuk menggembosi PKS karena dibentuk mendekati pemilu tahun 2014.
Menurut Mintarsa Ketua yang baru terpilih, LDKI bukanlah underbouw suatu partai maupun ormas, namun hanya lembaga dakwah yang berusaha membumikan Islam sesuai pemahaman salafus shalih berdasarkan Al-Quran dan Sunnah. Mintarsa menjelaskan bahwa LDKI berusaha berdakwah hanya untuk “Kemuliaan” Islam bukan yang lain. LDKI berbeda dengan kelompok lain yang berdakwah lebih untuk memuliakan kelompok dan pribadinya.
DR. Daud Rasyid, MA salah satu pembina LDKI yang pernah menjabat anggota Dewan Syariah Partai Keadilan, menegaskan bahwa LDKI hanya bertujuan dakwah. Walaupun dari mereka dulu adalah mantan-mantan PKS yang sekarang sudah berbeda visi namun tidaklah berkeinginan untuk menggembosi PKS. Mereka hanya ingin berupaya berdakwah dengan pemahaman kembali ke Asholah.
LDKI untuk saat ini sedang bertawaquf karena belum ada partai politik yang bisa menjadi tempat mereka memberikan suara. Seperti jamaah tarbiyah era sebelum ada partai, LDKI akan menjalankan program-program pengkaderan dan pembinaan. Saat ini sudah ada 30-an ustadz yang menjadi pembina di LDKI. LDKI juga belum mendata berapa besar jumlah massa akan mengikutinya.
LDKI kedepannya tidak hanya sekedar membahas politik praktik, namun lebih ke arah bagaimana mendidik dan membina umat. Masalah umat sangat banyak, tidak hanya soal politik, tapi masih banyak hal-hal lain yang lebih penting. Saat ini bina’ul ummah (pembinaan umat) adalah hal salah satu yang terpenting dan harus digalakkan.
LDKI juga akan dideklarasikan beberapa daerah, antara lain yang sudah siap adalah Bandung, Bengkulu, Palembang. Di daerah-daerah lainnya diseluruh Indonesia juga terbuka kemungkinan akan didirikan LDKI. LDKI terbuka untuk bersinergi dengan berbagai kelompok, organisasi massa, dan partai politik manapun yang ingin memperjuangkan kemuliaan Islam.
Beberapa tokoh yang turut menjadi pembina LDKI antara lain Mashadi (deklarator Partai Keadilan mantan anggota DPR RI Partai Keadilan periode 1999-2004), Sigit Pramono, Lc (mantan anggota dewan Syariah DPW PKS Jakarta), Saiful Islam, Lc (mantan anggota DPR RI PKS periode 2004-2009), dr. Haidar Bawazir, H. Prof. DR. Misri Ghozan, Nasirul Haq, Mintarsa, Nurul Anwar (Al Hafizh), Noor Sewoko, Yudi Ratman, S.H., Ir. Haznil Zaenal, MM., Zaky Husain, Ir. Taryoto, Muhammad Adlan Hasan, Hendrakus, SE., KH. Abdul Khair, Lc., Adnan Rahman, M.Sc, M. Setiawan, S.Pd., dan beberapa tokoh-tokoh dakwah lainnya
Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Mengembalikan Dakwah ke Jalurnya", Klik untuk baca:
https://www.kompasiana.com/amirsyahoke/5528a4a7f17e6183708b4588/mengembalikan-dakwah-ke-jalurnya
Kreator: Amirsyah Oke
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com

Comments
Post a Comment