Faksi Lutfi Hasan Bergerilya Rebut PKS?
Sebuah akun tak dikenal membongkar situasi terkini PKS ;
Saya pernah jumpa dan berinteraksi dg beliau
Satu hal yang membedakan beliau dengan yang lain adalah " ketika beliau berkunjung beliau tidak mau merepotkan dan pilih2 hotel maupun tempat, kendaraan" bahkan lebih sering beliau yang membayar makanan atau kadang bawa makanan yg lebih ketika datang ke suatu pertemuan. Baik di dalam maupun di luar negeri
Beda dengan mantan "bawahan" nya
Yang sangat milih2 mobil harus minimal fortuner, hotel minim bintang 4, makan resto mewah. Dan bahkan buka lift dan pintu kamar saja harus di buka kan
Demikian serangan loyalis LHI.
-
Berikut serangan lainnya ;
Kepada para kader PKS harus buka mata buka telinga jika masih ingin Partai dakwah ini tetap bersinar dan kembali kepada khittahnya
Jangan biarkan orang2 yang punya keingininan pribadi menguasai partai yg antum semua selalu doakan untuk selalubdi jaga sang pencipta, doa wajib tapi ikhtiar menusia harus tetap di lakukan
Berikut contoh yang harus di perhatikan kader
- [ ] Tim adhoc pilkada / TPI, katanya tim profesional tapi perlu antum ketahui selain tim ini mengangkangi BAPILU yang sudah lima tahun membuat alur dan kerja buat jamaah namun ternyata ini adalah rencana lama untuk mengumpulkan semua ghonimah pilkada pada satu induk, ingat lima tahun lalu rencana ini sudah ada dan sudah mulai di jalankan oleh orang yg berinisial HB BHR, dia bukan kader bukan pengurus dpp tapi dengan fasilitas kms saat itu memanggil bebrapa ketua dpw untuk di arahkan mendukung salah satu calon, dg iming2 silahkan apa yg dpw butuhkan akan di penuhi,, lantas apa guna bapilu, presiden wilda dll, jika ada orang yg bukan kader bisa manggil ketua dpw dan ngasih arahan pilkada, untung hal itu segera di ketahui oleh BAPILU dan presiden saat itu sehingga proses tidak berlanjut dan masih ada alm ust BAHARMUS yang menasehati. Namun th 2024 ini bapilu tidak berdaya, presiden juga di singkirkan halus dengsn menjadi calon, sehingga planing menjalankan pilkada terpusat pada satu tim menjadi lancar, dan hasilnya saat ini tidak sedikit timbul kecurigaan antara DPD DAN DPW karena ketidakterbukaan masalah qhonimah, kata tim semua udah sama dpw namun ketika dpd nanya ke dpw katanya nanti saja atau bahkan ada yng bilang belum cair, bahkan ada yg lebih hebat lagi di salah satu dpw yang pegang dana pilkada hanya ketua dan bendahara, bahkan DPTW saja tidak mendapat update dan laporan, lebih parah lagi di bintaro ada dana masuk dan yang di sampaikan ke dpd hanya sepertiganya saja dapat dua pertiga hilang di telan bumi.
- [ ] Namun itu belum seberapa ada yang lebih kejam ketika jatah menteri dr PKS ada 2 namun karena nama yang di sebut RI1 bukan dr rombongan penguasa pks saat ini, lebih baik di coret tidak dapat 2 menteri daripada pada yg jadi menteri di anggap membahayakan keberlangsungan kekuasaan pks saat ini
- [ ] Terbaru di beberapa daerah yang punya wakil ketua DPRD ternyata juga tidak gratis ada beberapa yang di minta setor agar sk waka dprd di dapatkan walaupun itu orang baru, ada yg bermain di bpw ada yg langsung pimpinan, sehingga menimbulkan rass ketidakpercayaan di kader yg di sulawesi, sumatera serta daerah2 lain
- [ ] Begitu indahnya kekuasaan maka segala cara di lakukan untuk melanjutkan keberlangsungan nya, info yg beredar koalisi ini sudah membuat timses dan susunan calon pengerus mulai KMS mantan gub jawa barat, presiden pks adalah ketua fraksi yang menguasai seluruh dana advokasi seluruh anggota DPR RI, sekjen adalah putra mahkota pimpinan yang akan melanjutkan tampuk kepemimpinan kedepan, dan ternyata semua berasal dr grop yg sama " ALMANAR" yang sama pola pikir garbi gelora. Dan tidak segan mencoret nama ust LHI dari bursa anggota majelis syuro, saking takutnya menjadi saingan dalam pemilihan ketua majelis syuro lima tahun kedepan.
Dengan fakta fakta tersebut akankah para kader diam saja, dengan alasan harus taat sama pimpinan
Bukankan taat itu urutan sekian setelah faham menjadi yang nomor satu
Apakah mau diam saja supaya tetap berada di posisi aman ketika siapa yang berkuasa di pks nanti akan tetap di tunjuk menjadi pengurus
Hanya hati antum yang sudah di tarbiyah bertahun tahun yang bisa menjawab karena hati yang lurus tidak bisa di bohongi, walaupun akan mencari pembenaran
Selamat berjuang kader pks menyelamatkan perahu yang mulai berlubang dr dalam
Yang kita ingat nya kata2 almarhum Ust Hilmi utk urusan dunia.
1. Dakwah itu mengalir, kayak aliran sungai, di aliran sungai itu nanti ada cedukan, tempat air agak tenang, dan memutar, nah disitu banyak ikannya, dan itu menggoda. Bisa jadi dakwah mengalir, kita sibuk di cedukan. biasa nya beliau sambil tertawa.
2. Kadang2 kita mendapatkan kondisi, katanya. Kita naik bisa, dari cililitan ke bandung, kita dapat info bahwa Bandung itu dingin. Begitu sampai di cililitan, ketemu ruangan AC, begitu masuk, dingin. Ada yg merasa sampai bandung, karena dingin. Kata beliau, sambil tertawa. Cililitan itu, dulu terminal ke bandung. Naik bis ke bandung saat itu udah gaya. Memang cedukan dan ruang ac itu, menghanyut kan.
3. Beliau pernah juga membahas, ayat kam min fi atin kholilatin ghalabat fi atan katsiro bi idznillah. Ketika ketemu air silahkan minum, secukup nya aja, karena mau melanjutkan perjalanan. Rupanya karena ke hausan ketemu air, ada yang minum sampai terkapar, sambil dicontohkan dan sambil tertawa, gak lanjut. Yang lanjut itu, yang konsisten, tidak semua, yang sisa ya kolil ini lah yang mengalahkan pasukan yg besar. Waktu itu mentaujih grup ust rahmat, di puncak, masak sop, di grup itu ada jago masak nya. Habis makan sop, kita lanjut lagi dakwah, tambah semangat, kata beliau.
SEKARANG HAL ITU BANYAK TERBUKTI
di saat kader di Bawah Ketika pemilu dan pilkada bahu membahu memenangkan jamaah ini bahkan walaupun haeus membayar iuran 50 rb per bulan, membayar iuran pemilu, dan iuran2 lain, padahal kader untuk makan aja masih sulit, bayar spp anaknya harus hutang, namun di elite partai di pertontonkan BERBONDONG BONDONG UMROH BARENG katanya syukuran atau refresing setelah pemilu, pilkada ada ayang plus turki ada yang bawa keluarga dan bahkan setahun ikut dua kali semua gratis di biayain oleh DPP katanya, oleh..... dll dpp duit dari mana?? dari iuran kader itu???
gaya hidup Hedon para petinggi juga sangat bertolak belakang dengan kehidupan kader dibawah, di saat kader mikir besok makan apa, para elit berpikir besok makan di mana??
jika orang korupsi di Indonesia enak, ternyata di PKS lebih enak, cukup dengan nangis2 minta pengampunan akhirnya hukuman korupsi di ampuni, hutang korupsi di putihkan, bahkan pelakunya menjadi anggota DPR RI dari dapil RIAU
wajar jika perilaku ini menular dan banyak yang ikutan tidak jelas melaporkan keuangan, walaupun banyak yg tahu namun dengan dalih harus taat pimpinan maka jangan banyak bertanya
AYO KITA PERBAIKI
sadarkah antum kapan mulai terjadi pergeseran ini,,,
ya pergeseran nilai ini mulai terlihat 10 th belakangan ini, Ketika dulu ada yang mengkudeta Presiden pks dg gerakannya dan berusaha menguasai namun gagal, mereka tidak tinggal diam karena pola pikir nya banyak di tiru yg masih tilnggal di dalam
ingat Ketika dulu awal KM5 jadi pimpinan tertinggi partai ini, ada yang mengingatkan masih ada anasir2 garbi yang masih di dalam PKS beliau menjawab ya JJ 100 persen garbi maka supaya berubah di kasih lah jabatan ketua fraksi.. habib juga garbi maka harus dikasih jabatan sekjen, namun ternyata belakangan di ketahui kenapa di tunjuk menjadi sekjen konon kabarnya sudah setor 7 M, kenapa awet menjadi ketufrak dan bahkan menjadi the real presiden karena sudah membantu MELUNASI HUTANG TAMBANG PUTRA MAHKOTA SEBESAR 35 M
lagi lagi nasehat puluhan tahun lalu sekarang banyak kita lihat dan harusnya di amalkan
terakhir kepada antum semua apapun jenjangnya apapun posisinya, bukankah sudah di tarbiyah dengan nilai yang luhur bertahun tahun, ada yang katanya DEWASA dalam dakwah ada yg katanya UTAMA dalam dakwah,
saatnya sekarang mengamalkan ketataan bisa dilakukan karena dasar pemahaman yang utuh
tadhiah atau pengorbanan dalam jamaah ini untuk menyelamatkannya, walaupun mungkin harus kehilangan jabatan sebagai pengurus, atau bahkan memang sengaja MENCARI POSISI AMAN dengan membiarkan dan berdiam diri melihat kerusakan nilai nilai tarbiyah di depan mata antum semua yang katanya sudah dewasa dan Utama dalam jamaah ini
mengamalkan TSABAT, keteguhan dalam memagang prinsip2 kebenaran, bukan nilai kebetulan, sehingga yang kebetulan menjadi DPR / DPRD, diam saja karena takut di PAW, kebetulan menjadi pengurus elit sehingga takut di ganti posisinya, atau kebetulan kepala daerah, menjadi apapun itu yang membuat antum takut untuk bersuara mengingatkan dan mengatakan kebenaran
mengamalkan UKHUWAH dulu dengan tidak membuat blok jenjang tertentu, membuat blok pejaten, blok banten, blok Sumatra, blok lembang, dan tidak mempertontonkan merebut dan mempertahankan STATUS QUO, baru minta kader di Bawah untuk TSIQOH,
jangan hanya meminta kader untuk TAAT dan TSIQOH, tapi di pertontonkan UKHUWAH elit yg saling sikut demi jabatan tertentu, di pertontonkan TAJARUD pimpinan hanya untuk kepentingan kelomponya, di pertontonkan IKHLAS hanya untuk kader kader di bawahnya, tanpa memberikan ALFAHMU yang benar kepada binaan dan cenderung untuk menguntungkan saja, tidak utuh alias parsial demi MELANGGENGKAN KEKUASAAN YANG ADA SAAT INI.
*LHI is BACK*
LHI, Ex-Presiden Orange sudah keluar dari Pesantren Sukamiskin, begitulah loyalis mempersepsi. Keluarnya LHI disambut sebagai pahlawan bukan ex-napi. Qiyadah yang terzalimi kata para loyalisnya. Ternyata sebagian besar kader Orange masih meyakini bahwa LHI bukanlah koruptor, semua yg terjadi dengan LHI adalah konspirasi rezim dan para pengkhianat di Orange. Jadi, kembalinya LHI di orbit dakwah Orange haruslah disambut gegap-gempita. Orange DKI lah yang paling antusias menyambut kembalinya LHI. LHI diberikan karpet merah untuk memberikan "taujih" kepada para pengelola UPPA. Tidak sekedar itu, bahkan LHI sudah menyiapkan timnya untuk mengelola "ghanimah" di DKI melalui Mr K. Tim LHI dibantu oleh Mr KYT akan banyak mengelola pokir-pokir DKI. Ini dilakukan semata-mata untuk menyiapkan LHI merebut posisi KMS di Orange.l, LHI is Back.
Tetapi rezim lama tidak akan tinggal diam. Mereka sudah menyiapkan AH utk posisi KMS, JJ utk posisi presiden dan HI/HAB utk posisi sekjend. Logistik jelas-jelas dikuasai oleh gang lama, tapi gang LHI tetap akan berjibaku untuk kembali ambil alih kekuasaan. Langkah strategis adalah ambil alih pengelolaan pokir DKI melalui Mr K. Nilai pengelolaannya bisa sampai 1T, jika bisa sisihkan margin 10% saja bisa saving 100M, cukup utk modal ambil alih kekuasaan. Toh sekarang semua qiyadah Orange sudah "Tawadu" (tahu warna duit), semua keputusan qiyadah selalu ada bandrol harganya. Tetapi rezim lama tidak kalah langkah, restrukturisasi akan segera dilakukan di DKI sebentar lagi. AH dkk sudah menyiapkan orang-orangnya untuk menggantikan qiyadah yg terindikasi dibawah kendali LHI. Skenario utk memuluskan AH sebagai KMS sedang berjalan. Kader-kader senior sedang disiapkan utk mengisi 99 anggota MS. Dan LHI juga menyiapkan hal yg sama. Sepertinya konflik Orange jilid 2 sedang berlangsung sengit. Operasi intelijen juga ikut nimbrung di dalamnya.
Masa depan Orange sudah tidak bersinar lagi seperti dulu, selain sudah kehilangan arah dan orientasi, nampaknya para qiyadah sudah tenggelam dengan nikmatnya ghanimah sehingga lupa prinsip-prinsip perjuangan. Kader-kader dibawah dengan ikhlas berjuang dan berkorban, di eksploitasi keringatnya atas nama dakwah, tetapi qiyadahnya bergelimpangan ghanimah tanpa ada distribusi, miris!!!


Comments
Post a Comment