Duet Cak Imin-AHY Cuma Bisa Kalau PD-Partai Islam Bersatu


 Cak Imin-AHY Koalisi PD-Partai Islam?


Wacana Koalisi partai Islam dengan mengusung Cak Imin menguat


Ini status salah satu Kader PKB "Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB) sebagai Partai Papan atas, dalam setiap pemilu, semakin siap untuk terus berkompetisi di pemilu 2024


Pasca reformasi kita fahami banyak berdiri puluhan partai politik, tumbang dan bubar barisan, PKB adalah salah satu partai politik yang mampu bertahan dan terus mengisi posisi  strategis


Pemilu 1955 ada 172 Partai Politik

Pemilu 1971 ada 10 Partai Politik

Pemilu 1977 sampai 1997 ada 3 Partai Politik

Pemilu 1999 ada 48 Partai Politik

Pemilu 2004 ada 24 Partai Politik

Pemilu 2009 ada 38 Partai Politik

Pemilu 2014 ada 12 Partai Politik

Pemiku 2019 ada 14 Partai Politik

Pemilu 2024 kita tunggu !!!! 


Keyakinan tersebut semakin besar, ketika PKB selalu percaya diri tetap mengusung kader PKB atau pimpinan tertinggi partai sebagai calon Presiden yaitu H. Abdul Muhaimin Iskandar ( Gus Muhaimin), sebagai bentuk ikhtiar dan garis perjuangan partai, soal akhir kita serahkan pada yang maha kuasa, itulah yang ditanamkan kepada kami


Setidaknya PKB lebih percaya diri, bukan malah pasang sepanduk terpampang sosok, yang bukan kader sendiri, itu artinya bersangkutan tidak percaya diri, gagal melahirkan kepemimpinan, karena modal dasar kompetisi adalah rasa percaya diri 


Terimakasih sudah menyalurkan aspirasinya pada Partai Kebangkitan Bangsa ( Bangkit, Solid, Menang)"ujarnya


Sementara itu Ketua Umum DPP Aliansi Pemuda Nasional (APN)Abdullah Amas menyebut bahwa pemilu presiden menjadi pemilu terakhir dan itu sulit lahirkan pemimpin karena berujung kerusuhan besar.


"2024 sampai 2027 hari -hari yang penuh keributan bisa jadi panglima TNI yang ambil alih atau kondusif setelah konstelasi global dan itu juga lagi lagi yang berpotensi mengamankan adalah Panglima TNI"ujar Amas


Namun masa-masa itu 2026-2028 tetap rumit.


Saat ini jalan tengah yang realistis menurutnya masih Panglima TNI Andhika Praksa

Comments